Nama : Revi Arya Mahendra
Kelas : 2A
NIM : 2112030490
<!doctype html>
<html lang="en">
<head>
<!-- Required meta tags -->
<meta charset="utf-8">
<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1, shrink-to-fit=no">
<!-- Bootstrap CSS -->
<link rel="stylesheet" href="css/bootstrap.min.css">
<title>Program Javascript Pertama Saya</title>
<style>
body {
background-color: #e8e8e8;
}
.kartu {
width: 800px;
margin: 0 auto;
margin-top: 70px;
box-shadow: 0 0.25rem 0.75rem rgba(0,0,0,.03);
transition: all .3s;
}
.foto {
padding: 20px;
}
tbody {
font-size: 20px;
font-weight: 300;
}
.biodata {
margin-top: 30px;
}
</style>
</head>
<body>
<a href="https://www.ripiuwpedia.blogspot.com/"><h3 class="text-center text-success mt-3">Tugas Membuat Program Javascript</h3></a>
<div class="col-md-8 kertas-biodata">
<div class="biodata">
<table width="100%" border="0">
<tbody><tr>
<td valign="top">
<table border="0" width="100%" style="padding-left: 2px; padding-right: 13px;">
<tbody>
<tr>
<td width="25%" valign="top" class="textt">Nama</td>
<td width="2%">:</td>
<td style="color: rgb(118, 157, 29); font-weight:bold">Revi Arya Mahendra</td>
</tr>
<tr>
<td class="textt">Kelas</td>
<td>:</td>
<td>2A</td>
</tr>
<tr>
<td class="textt">NIM</td>
<td>:</td>
<td>2112030490</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" class="textt">Prodi</td>
<td valign="top">:</td>
<td>Managemen Informatika</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" class="textt">Blog</td>
<td valign="top">:</td>
<td>www.ripiuwpedia.blogspot.com</td>
</tr>
</tbody></table>
</td>
</tr>
</tbody></table>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<script src="js/bootstrap.min.js"></script>
</body>
</html>
Apa Itu Javascript?
Gampangnya, Javascript adalah bahasa pemrograman yang bisa membuat internet bekerja. Lebih lengkapnya, Javascript adalah bahasa pemrograman yang ringan, bersifat dinamis, dan dapat diarahkan untuk oriented programming maupun functional programming.
Javascript biasanya digunakan untuk melakukan perubahan tampilan website, seperti ketika mengklik tombol, menentukan layout, ngasih efek dinamik atau animasi yang lucu-lucu dan menarik. Bagi mereka yang sudah ahli, penggunaan Javascript bisa dimanfaatkan buat bikin game yang advanced plus animasi 2D dan 3D, juga aplikasi yang berhubungan dengan database, lho~
Javascript dikenal sebagai bahasa pemrograman yang cukup kompleks, namun juga sangat fleksibel. Banyak programmer yang sudah menyediakan tools yang berdiri di atas core Javascript yang bisa kamu gunakan untuk belajar bahasa pemrograman, beberapa diantaranya:
Kelebihan dan Kekurangan Bahasa Pemrograman Javascript
Ada nggak sih kelebihan dan kekurangan Javascript? Tentu saja ada, dong~ beberapa kelebihannya adalah:
1. Kecepatan dan Kesederhanaan
Javascript cenderung sangat cepat karena dijalankan langsung di dalam browser. Selain itu, browser utama sebagian besar mendukung kompilasi JIT (Just In Time), yang berarti tidak perlu mengkompilasi code sebelum menjalankannya. Javascript juga relatif lebih mudah dipelajari khususnya bagi pemula, dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya seperti C++.
2. Javascript Sangat Fleksibel!
Tidak seperti bahasa pemrograman lainnya, Javascript dapat disisipkan di halaman web mana pun. Javascript dapat digunakan di berbagai jenis aplikasi karena dukungan dalam bahasa lain, seperti Pearl dan PHP.
3. Fitur yang Kaya dan Fungsi yang Luas
Javascript bisa digunakan untuk membuat fitur beragam seperti drag, drop komponen yang semuanya bisa bermanfaat untuk meningkatkan tampilan (interface) dan pengalaman menggunakan web. Selain itu, programmer juga bisa memperluas fungsi halaman web dengan menulis snippet Javascript untuk add-on pihak ketiga, contohnya seperti Greasemonkey.
Kelebihannya sudah.. Nggak afdol kalau kekurangannya nggak kita bahas juga, ya nggak?~
1. Keamanan untuk Pengguna
Karena JavaScript dijalankan di sisi klien (web pengguna), bug dan pengawasan terkadang dapat dieksploitasi untuk tujuan yang kurang baik. Karena itu, beberapa orang memilih untuk menonaktifkan JavaScript sepenuhnya.
2. Dukungan Browser
Meskipun skrip sisi server selalu menghasilkan output yang sama, terkadang beberapa browser menafsirkan kode JavaScript secara berbeda. Walaupun saat ini perbedaannya sudah terhitung minimal, kamu tidak perlu terlalu mengkhawatirkan perbedaan output asal menggunakan Javascript di browser utama.
Catatan tambahan: Javascript ≠ Java
Bukan merupakan kelebihan atau kekurangan, tapi pengingat buat kamu kalau Javascript itu berbeda dengan Java. Walaupun mereka memiliki nama yang mirip-mirip, tapi cuma sampai di sini kemiripan di antara mereka.
Baik Java maupun Javascript dirakit, ditulis, dan dijalankan dengan cara yang berbeda. Namun, masing-masing memiliki peran penting dalam hal kemampuannya. Perbedaan antara Java dan Javascript dapat dilihat pada tabel berikut

Tidak ada komentar:
Posting Komentar